01Inklusif
Na pinukka na parjolo (sijolo-jolo tubu) diihuthon siala dipatupa na parpudi (sisonari)
Awal yang inklusif atau dasar yang luas atau dimulai dipulihkan, direstorasi, within new covenant by love, mercy, grace and dynamic transforming dengan dasar yang kuat sehingga dapat berkembang dan berbuah baik.
02Integratif
Rundut ni eme do gabe na
Batang padi yang berbuat lebat akan membungkuk. Sesuatu yang berbuah lebat dan berhasil harus memiliki sifat integratif atau kemampuan memadukan berbagai aspek sehingga menjadi satu kesatuan yang harmoni. Tampakna do rantosna, rim ni tahi do gogonta.
03Berkelanjutan
Eme na masa digagat Ursa, aha na masa i ma taula
Sesuatu yang kuat dan berakar akan dapat bertahan dan berkelanjutan seperti padi yang masak yang tetap berdiri tegak meskipun terkena angin atau cuaca buruk.
04No One Left Behind
Boan sada na i
Tidak ada yang tertinggal. Prinsip ini memastikan semua keturunan Simangunsong diikutsertakan lintas generasi: Leluhur (Marga), Ompung & Buyut (Raja Simangunsong), Orangtua, Anak & Boru, serta Bere & Ibebere.